Sejarah nasional sedang disulap menjadi instrumen amnesia yang menyembunyikan luka perampasan di balik “gincu” pembangunan. […]
Sejarah nasional sedang disulap menjadi instrumen amnesia yang menyembunyikan luka perampasan di balik “gincu” […]
Berita Terkait
Konsentris
Menjamin Petugas Gizi, Mengabaikan Guru Honorer: Bagaimana Negara Merasionalkan Ketimpangan
Rencana pengangkatan petugas SPPG menjadi PPPK sembari membiarkan jutaan guru honorer menguap dalam ketidakpastian sistemik […]
Penjajahan Korporasi: Ketika Negara dan Modal Menjadi Satu Napas di Lampung
Di Lampung, negara bermutasi menjadi mesin legalitas bagi penjajahan korporasi. Lewat instrumen kebijakan dan jargon […]
Kamuflase Triumvirat Kapital: Mesin Penggilas Keringat Para Pekerja
Kamuflase Triumvirat Kapital membongkar persekongkolan sistemik antara kampus, negara, dan yayasan yang berlindung di balik […]
PSN PLTSa: Transisi Energi Obligasi Taipan dan Perampasan Ruang Hidup Petani Kotabaru
Transisi energi melalui Proyek Strategis Nasional PLTSa Lampung adalah mekanisme pemindahan beban: anggaran daerah dialihkan […]
Aksi Kamisan dan Kekuasaan Angkuh yang Rapuh
Hampir dua dekade, Aksi Kamisan tetap berdiri tegak di depan Istana Merdeka. Di tengah obsesi […]
Praktik Sosialisme dari Pinggiran: Kolektivitas Petani Lampung Atas Alat Produksi
Para petani di pelosok Lampung sedang melakukan redefinisi kedaulatan. Prakarsa melalui skema Community Supported Agriculture […]
“Revolusi Sunyi” Petani Organik Lampung Tantang Rezim Pangan-Dikte Pasar
Gerakan organik adalah upaya dekonsentrasi kekuasaan pangan guna merebut kedaulatan ekonomi, ekologi, dan ruang hidup. […]
Kementerian “Kedodoran” dan Ilusi Narasi Sejarah Orde Baru
Proyek penulisan buku sejarah nasional yang diprakarsai Fadli Zon adalah ilusi narasi sejarah Orde Baru. […]
Hibah di Atas Luka Petani: Menggugat Logika “Tanah Milik Negara” di Kotabaru
Hak ulayat petani kotabaru dibenturkan secara sistematis dengan klaim Pemprov Lampung. Konflik tersebut merupakan kontradiksi […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
